Logam Alkali (Gol. 1A)

Logam alkali adalah kelompok unsur kimia Golongan IA pada tabel periodik unsur, kecuali hidrogen (gas). Kelompok ini terdiri dari: litium (Li), natrium (Na), kalium (K), rubidium (Rb), sesium (Cs), dan fransium (Fr). 
(Sumber: www.online-sciences.com)

Semua unsur pada kelompok ini sangat reaktif sehingga secara alami tidak pernah ditemukan dalam bentuk tunggal. Untuk menghambat reaktivitas, unsur-unsur logam alkali harus disimpan dalam medium minyak, karena kereaktifannya yang tinggi terhadap air dan udara, dan efek ledakan yang dihasilkan akan semakin besar apabila semakin kebawah letak suatu unsur atau periodenya pada gol. alkali yakni Li - Fr. 


Adapun sifat-sifat unik yang dimiliki logam alkali, sebagai berikut :
1.      Disimpan pada minyak karena sangat reaktif pada udara;
2.      Termasuk zat pereduksi kuat;
3.      Sulit mengalami reduksi dan mudah mengalami oksidasi;
4.      Mudah membentuk ion positif;
5.      Mudah larut dalam air;
6.      Memiliki elektron valensi 1;
7.      Memiliki bilangan oksidasi +1;
8.      Semakin kebawah keelektronegatifan semakin kecil;
9.      Semakin kebawah energi ionisasi semakin kecil;
10.  Semakin kebawah semakin elektropositif ;
11.  Semakin kebawah semakin reaktif ;

1.3              Unsur Logam Alkali

1.      Litium
Litium adalah suatu unsur kimia dalam tabel periodik yang memiliki lambang Li dan nomor atom 3. Berwarna putih perak. Dalam keadaan standar, litium adalah logam paling ringan sekaligus unsur dengan massa jenis paling kecil. Seperti. Litium sangat reaktif dan terkorosi dengan cepat dan menjadi hitam di udara yang lembap. Oleh karena itu, logam litium biasanya disimpan dalam wadah yang diisi minyak. Litium dapat diperoleh dari mineral lepidolit, spodumene, Ptalit, dan ambligonit. Ditemukan oleh Johan August Arfwedson pada tahun 1817. Pada uji nyala api Litium menghasilkan warna merah.
Kegunaan Litium :
a.  Membuat logam campuran dengan alumunium untuk menambah ketahanan alumunium
dalam suhu tinggi.
b.  Dalam paduan dengan alumunium dan magnesium untuk membuat badan pesawat.
c.  Membuat baterai litium.
d.  Mentransfer panas.
2.      Natrium
Natrium atau sodium adalah unsur kimia dalam tabel periodik yang memiliki simbol Na dan nomor atom 11. Natrium adalah logam reaktif yang lunak, keperakan, dan seperti lilin, yang banyak terdapat dalam senyawa alam. Sangat reaktif, beroksidasi dalam udara, dan bereaksi kuat dengan air, sehingga harus disimpan dalam minyak. Natrium hampir tidak pernah ditemukan dalam bentuk unsur murni. Sumber dari natrium yakni garam batu, sendawa chili, trona, zeolit, dan sodolit. Ditemukan oleh Sir Humphry Davy pada tahun 1807. Pada uji nyala api Natrium menghasilkan warna kuning.
Kegunaan Natrium :
a.       NaOH digunakan dalam pembuatan sabun keras, pemurnian minyak.
b.      Na2SO4 digunakan dalam industri kertas, dan panel surya.
c.       NaHCO3 digunakan untuk membuat kue, minuman berbuih, dan pemadam api.
3.      KaliumKalium adalah suatu unsur kimia dalam tabel periodik yang memiliki lambang K dan nomor atom 19. Kalium berbentuk logam lunak berwarna putih keperakan. Secara alami, kalium ditemukan sebagai senyawa dengan unsur lain dalam air laut atau mineral lainnya. Kalium teroksidasi dengan sangat cepat di udara, sangat reaktif terutama dalam air, dan secara kimiawi memiliki sifat yang mirip dengan natrium. Dalam bahasa Inggris, kalium disebut potassium. Kalium dapat ditemukan pada mineral silvit, dan karnalit. Ditemukan oleh Sir Humphry Davy pada 1807. Pada uji nyala api Kalium menghasilkan warna ungu.
Kegunaan Kalium :
a.       KCl digunakan untuk pembuatan pupuk.
b.      KNO3 untuk membuat mesiu.
c.       KBr digunakan pada bidang fotografi.
d.      KOH digunakan dalam pembuatan sabun lunak.
e.       KHCO3 untuk membuat minuman bersoda dan pengisi alat pemadam api.
4.      Rubidium
Rubidium adalah unsur kimia dengan simbol Rb dan nomor atom 37. Rubidium berwujud lunak, putih keperakan metalik elemen, dengan massa atom 85.4678. Rubidium sangat reaktif, dengan sifat mirip dengan logam alkali lainnya, seperti sangat cepat oksidasi di udara. Memiliki umur paruh 49 miliar tahun — lebih dari tiga kali lebih lama dari perkiraan usia alam semesta. Rubidium dapat ditemukan pada mineral lepidolit dan mineral dalam laut. Ditemukan oleh Robert Bunsen & Gustave Kirchoff pada 1861. Pada uji nyala api Rubidium menghasilkan warna merah.
Kegunaan Rubidium :
a.       Untuk membuat sel fotolistrik.
5.      Sesium
Sesium adalah unsur kimia dalam tabel periodik yang memiliki simbol Cs dan nomor atom 55. Unsur kimia ini merupakan logam alkali yang lunak dan berwarna putih keemasan, yang adalah salah satu dari tiga unsur logam berwujud cair pada sekitar suhu ruangan. Dapat ditemukan pada mineral polusit, lepidolit, dan beberapa mineral lainnya. Ditemukan oleh Robert Bunsen & Gustave Kirchoff pada 1860. Pada uji nyala api Sesium menghasilkan warna biru.
Kegunaan Sesium :
a.       Sebagai katalis hidrogenasi.
b.      Digunakan dalam jam atom.
6.      Fransium
Fransium adalah unsur kimia dengan simbol Fr dan nomor atom 87.Francium adalah logam sangat radioaktif yang akan luruh ke dalam astatin, radium dan radon. Diasumsikan bahwa fransium sangat sulit dilihat. Namun mempersiapkan sebuah sampel mustahil, karena panas ekstrim peluruhan (waktu paruh isotop hanya 22 menit). Dibuat melalui peluruhan α aktinium. Ditemukan oleh Marguerite Perey pada 1939. Jumlahnya sangat sedikit hanya sekitar <0.0003% di bumi. Dan kegunaannya masih belum diketahui karena bersifat radioaktif dan jumlahnya yang sangat sedikit.

1.4              Sifat Periodik Logam Alkali

Unsur
Jari-jari (pm)
Jari-jari ionik (pm)
Energi ionisasi (Kj/mol)
Keelektronegatifan
Bilangan oksidasi
Litium
160
74
520
1,0
+1
Natrium
190
102
496
0,9
+1
Kalium
240
138
419
0,8
+1
Rubidium
250
149
403
0,8
+1
Sesium
262
170
376
0,7
+1
Fransium
270
1194
380
0,7
+1

1.5              Reaksi Pada Logam Alkali

1.      Reaksi dengan oksigen
2.      Reaksi dengan air
3.      Reaksi dengan belerang  
4.      Reaksi dengan nitrogen

1.6              Proses Pembuatan Unsur dan Senyawa Alkali

1.      Proses down pada natrium
     Dengan elektrolisis :
NaCl→Na+ (l) + Cl- (l)
Katode : Na+ (l) + e-→ Na (l)
Anode : 2Cl- (l) → Cl2 (g) + 2 e-
2.      Pembuatan natrium karbonat dengan proses solvay
Na2CO3 diperoleh dari abu pembakaran rumput laut (jumlah terbatas)
Kini mulai disintesis dengan CaCO3 + NaCl dengan proses Solvay.
3.      Pembuatan natrium sulfat dengan proses hargraves
Na2SO2 diperoleh dari penggunaan proses Hargraves, digunakan dalam industri pulp dan kertas.
 
Logam Alkali_[848].docx   Download via | Mediafire | 4Shared  
Logam Alkali_[848].pdf     Download via | Mediafire | 4Shared  
Lihat juga " PPT Logam Alkali "

Posting Komentar untuk "Logam Alkali (Gol. 1A)"

Youtube Murid Mengajar

Bantu kami capai 1000 subscriber pada platform YouTube.

Subscribe sekarang!