Avertebrata Air Bagian Coelenterata

Coelenterata berasal dari bahasa Yunani Coels berarti rongga dan Interal berarti usus (Wijarni; 1990). Coelenterata adalah hewan  berongga yang tidak memiliki usus yang sesungguhnya. Tubunya radial  simetris dapat berbentuk silindris, globural, atau spherikal. Coelenterata adalah hewan yang bersifat diplobastis. Tubuhnya hanya dilengkapi mulut tanpa anus dan disekitar mulutnya terdapat tentakel yang berfungsi unuk menangkap mangsa, alat gerak dan alat petahanan. Susunan syarafnya belum memiliki pusat susunan syaraf. Coelenterata belum memilki alat pernafasan, peredaran dan pengeluaran hasil eksresi yang khusus. Makanan dari organisme Coelenterata, yaitu : sponges, hydra kecil dan protozoa.
Pencernaan pada coelenterata
Coelentrata memiliki 2 tipe bentuk :
  • Polyp : tangkai sylendris (ujung aboral melekat (sessile) ujung oral memiliki mulut dan tentakel. 
  • Medusa : berbentuk lonceng (payung). Sebelah atas cembung dan mulut terletak dipusan permukaan bawah yang cekung. Tentakel tergantung pada tepi longeng. Bergerak bebas. 
   Coelenterata adalah hewan berkantong dan merupakan hewan sederhana, yang juga memiliki rongga yang berbentuk kantong yang digunakan sebagai usus. Setiap hewan coelentarata mempunyai rongga gastrovaskuler. Rongga gastrovaskuler coelentarata bercabang-cabang yang dipisahkan oleh septum/penyekat dan belum mempunyai anus. Coelenterata termasuk hewan diplobastik karena tubuhnya tersusun dari dua lapisan.
Bentuk fase hidup pada coelenterata
   Coelenterata hidup di perairan yang jernih yang mengandung partikel-partikel organik, plankton atau hewan-hewan kecil. Jika terdapat hewan kecil, misal  ikan atau organisme planktonik menempel pada tentakel dan mengenai sel knidoblast, maka sel tersebut mengeluarkan racun. Ikan akan lemas lalu tentakel membawanya ke mulut. Di bawah mulut terdapat kerongkongan pendek lalu masuk ke rongga gastrovaskuler untuk dicerna secara ekstraseluler (luar sel). Sel-sel endodermis menyerap sari-sari makanan. Sisa-sisa makanan akan dimuntahkan melalui mulut.


   Reproduksi pada Coelenterata dapat digolongkan menjadi dua macam, yaitu :
  • Reproduksi aseksual (vegetatif)
    Dilakukan dengan membentuk kuncup pada kaki pada fase polip. Makin lama makin besar, lalu membentuk tentakel. Kuncup tumbuh disekitar kaki sampai besar hingga induknya membuat kuncup baru. Semakin banyak lalu menjadi koloni.
Skema pertumbuhan tunas pada hydra

  • Reproduksi seksual (generatif)
    Dilakukan dengan peleburan sel sperma dengan sel ovum (telur) yang terjadi pada fase medusa. Letak testis didekat tentakel sedangkan ovarium dekat kaki. Sperma masak dikeluarkan lalu berenang hingga menuju ovum. Ovum yang dibuahi akan membentuk zigot. Mula-mula zigot tumbuh di ovarium hingga menjadi larva. Larva bersilia (planula) berenang meninggalkan induk dan membentuk polip di dasar perairan.

Pembentukan testis dan ovum pada hydra
   Reproduksi vegetatif dan generatif pada coelonterata berlangsung secara bergantian, sehingga coelenterata mengalami pergiliran keturunansiklus hidup/metagenesis. Berikut adalah tahapan metagenesis pada Obelia sp, mewakili kelas Hydrozoa dan Aurelia mewakili kelas Scypozoa.
Siklus hidup pada Aurelia dan Obelia sp
Filum Coelenterata terdiri dari 3 klas yaitu :
  1. Klas Hydrozoa
  2. Klas Scyphozoa
  3. Klas Anthozoa
Coelenterata.docx [Full Document Download via 4Shared | Mediafire 
DAFTAR PUSTAKA

Wijarni. 1990. Diklat Kuliah Avertebrata Air I (Bagian: Protozoa, Porifera, Cnidaria,Ctenophora).Universitas Brawijaya Malang.

Jasin, Maskoeri. 1987. Sistematik Hewan (Invertebrata dan Vertebrata). Surabaya: Sinar Wijaya.

Posting Komentar untuk "Avertebrata Air Bagian Coelenterata "

Youtube Murid Mengajar

Bantu kami capai 1000 subscriber pada platform YouTube.

Subscribe sekarang!